Senin, 26 November 2012

Siapa Batas Mataram dalam Sajakmu

Karya: Sindu Putra

Warna itu berhenti
cahaya melukai
tempat air terakhir kali menguap

Tanganmu pilu
dari bagian yang hitam
 kupu-kupu mengenakan sayapnya:
sebaris subahnala


kau meraupnya, seakan lukisan
bayangan asam yang ditanam
di kedua sisi jalan Mataram
serupa tapak dara
bunya rumput yang memanggang wanginya
dan warna itu,
milik terakhir kupu-kupu
pun terperas angin matahari

Putu, dimana awalnya hilir sebuah hari
dan siapa batas Mataram dalam sajakmu!
malam rembulan, 1000 bulan luasnya
ikan-ikan migrasi, namun
tangan dan kakimu melekat oleh getah ilalang
tumbuhan bawah tanah
yang masih mekar ditengah kemarau

0 komentar:

Posting Komentar

blog kamu: http://

Follow by Email